sekolah menulis KMA 2017
EVALUASI SM SEBELUM LAUNCHING
Masih disini, Minggu, 13
Agustus 2017, tim sekolah menulis KMA mengadakan perkumpulan terakhir sebelum launching
karya-karya perdana dari peserta sekolah menulis angkatan ke enam. Target tgk. Kr
sebagai kepala sekolah adalah 8 naskah, yang mana akan memecahkan rekor alumni
sebelumnya, namun sayangnya, naskah yang dihasilkan hanya sekitar 6 naskah. Walaupun
demikian hasil ini tidak jauh dari apa yang di targetkan.
“Kayak orang ujian, targetnya
Mumtaz tapi dapatnya jj (jaid jiddan)” papar tgk. Kr ketika di tanyakan
hasil dari kerja kerasnya selama menjabat sebagai kepala sekolah.
Dalam setiap periode
terbentuknya sekolah menulis, selalu diadakan evaluasi. Untuk memotivasi para
peserta dan memberi masukan-masukan yang akan membuat mereka membakar kembali
semangat dalam menulis. Peserta yang berjumlah 15 orang dari awal pendaftaran
hanya bersisakan tidak lebih dari 10 orang.
Di dunia kepenulisan kita butuh
keistiqamahan, karena inilah yang akan menentukan selesai atau tidaknya dalam
menghasilkan sebuah karya. Untuk calon penulis yang karyanya akan launching di
Meuligoe selamat dan beribu-ribu selamat, semoga keistiqamahan itu tetap
berlanjut dan tidak berhenti sampai pelaunchingan nanti.
Kata Pak Rektor sekolah
menulis KMA, “Ini bukanlah akhir tapi awal untuk menghasilakn karya-karya
selanjutnya,” jadi teruslah menulis, menulis dan menulis.
kata imam Al-Ghazali “Jika kau bukan anak Raja, dan Kau juga bukan anak Ulama, maka menulislah.”
kata imam Al-Ghazali “Jika kau bukan anak Raja, dan Kau juga bukan anak Ulama, maka menulislah.”
Penulis-penulis terkenal,
seperti imam Al-Ghazali, Buya Hmka, Adnan Oktar, Andrea Hirata, Habiburrahman,
Asma Nadia, Tere Liye, Haruki Murakami, C.s Lewis, J.K Rowling, dan
penulis-penulis lainnya. Mereka telah berhasil membuka jendela dunia, dengan
mendekatkan yang jauh melalui karya-karya mereka kepada para pembaca.
Semoga kita bisa mengikuti
jejak-jejak mereka, yang karya-karyanya selalu dikenang oleh dunia, sehingga menjadi
saksi bisu untuk penerus-penerus setelahnya. Semoga dengan menulis kita bisa
membangkitkan agama kita untuk terus Berjaya.
“Menulis adalah sebuah keberanian...”
Pramoedya Ananta Toer.
#keepistiqamahdalamberkaryaapapunkaryanyaitu
#jikatidakadayangmenulismungkinkitakanbutadengansejarah
#banyakbelajardarioranglainlingkungan
#belumselesaisampaidisini
#bintusyanu.
#jikatidakadayangmenulismungkinkitakanbutadengansejarah
#banyakbelajardarioranglainlingkungan
#belumselesaisampaidisini
#bintusyanu.


Komentar
Posting Komentar